PERHATIAN!

sebelum anda berkomentar dan melihat klik artikel selanjutnya. Silahkan log in dulu ke akun facebook anda..

Senin, 15 Oktober 2012

Ada Dinosaurus Sebesar Kucing

Pegomastax africanus atau si Rahang Tebal dari Afrika
Pegomastax africanus atau si Rahang Tebal dari Afrika
blog apa aja - NEW YORK – Bila mendengar nama dinosaurus, siapa pun langsung akan membayangkan hewan purba berukuran besar dengan kulit tebal dan suara yang menggelegar.

Terlebih, sejumlah film bioskop menggambar hewan purba itu demikian adanya.

Namun, sebuah temuan baru menunjukkan ada juga dinosaurus yang tak lebih besar dari seekor kucing rumahan. Dinosaurus mini yang digambarkan mirip dengan perpaduan “seekor burung, vampire, dan seekor landak” ini diidentifikasi di sebuah batuan di Afrika Selatan.

Ahli paleontology Universitas Chicago Paul Sereno, yang mempublikasikan temuan itu pada Rabu (3/10/2012) dalam jurnal ilmiah online ZooKeys, kepada Reuters menyebutkan ia sebetulnya menemukan tubuh herbivora mungil itu tahun 1983.

Sereno, yang risetnya termasuk memetakan silsilah dinosaurus, menyebutkan ia menemukan specimen saat sebagai mahasiswa program pascasarjana mengerjakan riset di laboratorium Universitas Harvard dan bermaksud menuliskan temuannya itu sesegera mungkin.

“Saya berseru, ‘Wah!’ Saya menyadari bahwa itu adalah spesies baru begitu saya melihat sepasang matanya,” ujar Sereno.

Namun, lanjutnya, ia merasa tertantang oleh berbagai temuan lain dan dipikirannya menari-nari begitu banyak proyek penelitian lainnya yang lebih besar.

Spesies bertampang aneh, yang diberi nama Pegomastax africanus oleh Sereno, yang berarti si Rahang Tebal dari Afrika diperkirakan hidup antara 100 juta hingga 200 juta tahun lalu.

“Saya menggambarkannya sebagai seekor burung, vampire dan landak,” ujar Sereno. Hewan purba ini bobotnya diperkirakan sama dengan kucing rumahan dengan tinggi tidak lebih dari satu kaki atau 30 cm. Hewan itu memilik rahang tebal dan berparuh tumpul dengan gigi panjang yang melekat ke bawah, mirip belati,” kata Sereno.

Dia mengatakan temuannya itu akan menjadi satu dari tiga kelompok hewan purba yang membentuk dasar silsilah dinosaurus.
Sumber Artikel

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Acak