PERHATIAN!

sebelum anda berkomentar dan melihat klik artikel selanjutnya. Silahkan log in dulu ke akun facebook anda..

Senin, 15 Oktober 2012

Sepintas Mirip Cream Soup, Makanan Ini Namanya Mi Koclok

Sepintas Mirip Cream Soup, Makanan Ini Namanya Mi Koclok
Mi Koclok Kuliner Khas Cirebon
blog apa aja - TRIBUNNEWS.COM - Mi kocok sudah banyak banyak yang kenal. Tapi pernahkah Anda mendengar mi koclok? Beberapa orang menganggap mi koclok sebagai mi kocok yang dipelesetkan. Tapi ternyata kedua menu mi ini punya banyak perbedaan.

Mi koclok adalah sajian mi yang berasal dari Cirebon. Menu ini biasanya terdiri dari mi kuning yang diberi potongan telur, suwiran daging ayam, lalu ditaburi dengan bawang goreng. Untuk kuahnya pun jauh berbeda dengan mi kocok.

Kuah mi koclok ini terbuat dari santan yang dicampur kaldu ayam sehingga punya cita rasa yang benar-benar gurih dan berbeda. Dengan tampilan yang seperti itu, sepintas sajian ini terlihat mirip dengan cream soup.

Mi Koclok Ang Doel di Jalan Sadakeling Bandung ini, tidak hanya tampilannya yang tidak biasa, tapi juga rasanya yang juara.

"Mi koclok di sini terbuat dari mi basah biasa dengan tauge dan kol yang disiram kuah santan. Di atasnya diberi potongan ayam, telur rebus, daun bawang, dan bawang goreng," ujar Yane, pemilik warung makan.

Kuah santannya merupakan campuran dari santan yang sudah dibumbui lalu diberi tepung kanji dan juga tepung beras agar mengental. Aroma bawang putih dan rasa pedas merica begitu dominan. Santan yang digunakan juga tidak terlalu banyak. Warna putih yang dihasilkan juga karena campuran tepung tadi.

"Biasanya orang pesan mi koclok ini untuk disantap bersama emping besar khas Cirebon yang rasanya agak manis," kata Yane.

Mi basah yang lembut dengan kuah santan yang khas memang punya cita rasa yang otentik. Mi ini memang akan terasa sedikit asing di lidah ketika pertama kali dicoba. Tapi kalau sudah beberapa kali mencoba, rasanya tidak kalah dengan mi lainnya. Seporsi mi koclok ini ditawarkan dengan harga Rp 10 ribu.

Tempat lain yang menawarkan menu ini adalah warung mi koclok Ang Doel. Hampir sama dengan mi koclok Sadakeling, mi koclok warung tenda yang berlokasi tepat di sebelah Pengadilan Negeri Bandung Jalan Lombok itu juga terbuat dari mi basah dengan tauge dan kol yang disiram dengan kuah santan.

"Sebelumnya mi basah, tauge, kol, dan potongan daun bawang direndam dalam air panas. Setelah ditiriskan baru disiram kuah santan. Setelah itu diberi kecap asin dan merica," ujar Badiah

Suwiran ayam goreng, potongan telur rebus, dan bawang goreng kemudian ditambahkan di atas sajian mi. Menurut Badiah, mi ini paling pas disantap di malam hari karena ketika udara dingin sangat pas menyantap hidangan berkuah yang panas.

Cita rasanya yang manis dan gurih itu kerap mengundang komentar pembeli. "Ada pembeli yang baru pertama kali mencicipi bilang rasanya aneh. Tapi untuk yang sudah biasa sih tidak aneh. Orang sini biasanya suka minta yang asin," jelas Badiah. Mi koclak di sini ditawarkan dengan harga Rp 12 ribu per porsinya.
Sumber Artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Acak